Rabu, 10 Mei 2017

budaya (lupa) budaya



BUDAYA (LUPA) BUDAYA

               Mencintai dan memiliki keinginan untuk selalu menjaga dan melestarikan serta mengamalkan budaya kita adalah hal yang sangat bagus. betul ??? betuuuulllll. sudah seharusnya sebagai bagian dari sebuah bangsa, kita harus memiliki kecintaan terhadap peninggalan leluhur kita.
             Budaya tidak hanya terbatas pada kesenian dan bahasa ... namun lebih luas daripada itu, bukan daripada ini namun daripada itu, hehehe...., sebuah hasil pemikiran yang kemudian disebut budi dan juga sebuah hasil usaha yang kemudian disebut daya bersatu padu membentuk budaya (sugan eta ge ceuk uing,hehehe..) sehingga segala bentuk daya dan upaya baik mata pencaharian, sistem nilai kemasyarakatan, kepercayaan dan nilai spiritualitas menjadi bagian yang tak terpisahkan dari lahirnya kebudayaan suatu bangsa. sudahkah itu semua menjadi entitas dan identitas kita? sepertinya masih jauh ...sejauh kita dan para leluhur dalam rentang pisik namun semoga sedekat kita dan leluhur dalam nilai-nilai kebudayaan yang mereka wariskan pada kita. sehingga kita tidak menjadi bagian dari generasi yang pura buta dan pura tuli  pada kebudayaan bangsanya sendiri.
               Sering hanya dengan sudah faham suatu bahasa dan mengerti aksara sebuah bangsa pleus berpenampilan dengan gaya dan cara yang disepakati sebagai sebuah identitas lokal, kita sudah merasa memahami budaya, namun bukan kah nilai yang menjadi etika dan spiritualitas sebuah bangsa lebih menampakkan entitas dan identitas kebangsaannya ?, namun jika keminimalan yang kita bicarakan memang sudah cukup dengan ya... minimal kalau kita urang sunda kita bisa basa sunda dan bisa, mengerti dan memahami aksaranya ulah nepi ka urang sunda teu bisa ngomong sunda, teu bisa maca aksara sunda sehingga terkesan lupa budaya bangsa sendiri nu akhirna ketika kita tidak mau belajar tentang budaya kita sendiri, kita menjadi lupa budaya, karena keterusan melupakan akhirnya jadilah budaya lupa,hehehe...suruput heula kopi hideungna kang, eteh , uwa ,ibi, amang,euceu, abah, ambu, aki, nini saparakanca weh lah ....

          **penulis bukanlah budayawan jadi hampuraeun kalau tulisan ini jauh dari nilai budaya, pemikiran berkebudayaan.

Rabu, 26 April 2017

olah oleh


OLAH OLEH

               Olahraga... walau cuma jalan kaki saja, yang penting berkeringat dan terasa sehat. tentunya olahraga menjadi bagian yang harus selalu menjadi aktifitas kita, aktifitas yang membuat kita berkeringat ... tapiiii ingaaaatttt, yang harus membuat sehat
               Olah rasa bisa membuat kita menjadi lebih peka ... lebih merasa asal jangan merasa lebih, hehehe, lewat olah rasa pula kita bisa merasakan hal-hal lain yang lebih peka, mungkin bisa jadi gerbang pertama memasuki dimensi lain, dimensi hantu ? mungkin, hehehe...yang lebih mungkin adalah kita menjadi lebih merasakan sesuatu yang biasanya tak terasa atau malah kita bisa melihat sesuatu yang biasanya tak terlihat, hebat dong .... ngga juga biasa aja, misalkan kita jadi lebih bisa melihat penampakan yang selalu muncul pada mata kita saat bangun tidur, hehehe....
               Orang yang rajin olah raga dan juga biasa olah rasa belum bisa menyenangkan sesama, tapi yang bisa menyenangkan sesama adalah oleh-oleh, hehehe ...sekecil apapun oleh-oleh akan membuat berbinar yang menerimanya ... terussss apa hubungannya olah raga, olah rasa dan oleh oleh ...nggga ada,hehehe....,glek dulu air putih dingin dan segarnya....

jargon omdo


JARGON OMDO

               banyak  quote-quote yang kita buat di medsos , seakan akan kita berubah menjadi mahluk yang paling bijak, dimana petuahnya adalah mantra, padahal kita berada antara ada dan tiada, hehe... ketan dong..upsss...setan dong
               Sering kita terjebak sebagai sipandai bicara tetapi simalas dalam mengaplikasikannya, seberapa terukurkah jargon yang kita buat ? itu dapat terlihat dari seberapa hebat dapat di aplikasikan, ceuk uing eta ge, hehe...quote-quote yang hebat belum tentu sudah terbukti dalam aplikasi, tapi quote yang lahir dari hasil pengalaman melalui perenungan dengan pertimbangan pemikiran yang dalam akan menampilkan quote yang berbobot dan terasa mengena dihati. apa ngga boleh bikin quote ? kan buat memotivasi diri ? ... siapa yang bilang ngga boleh,hehehe...,silahkan berkreasi semaksimal diri tapi akan lebih indah dan bermakna bila itu lahir dari hasil pemikiran bukan bualan yang berdasar pada khayalan.
               Bijaklah dalam kata dan bahasa, karena bila banyak bla bla bla tanpa ya ya ya hanya akan menghasilkan ha ha ha ...., lebih baik na na na ... dengan la la la.. sehingga apa yang kita ucap bukan  omong doang .... NATO = Naha Atuh Teu Otakan, hehehe  punten ah sanes kirang sopan tapi kirang  so'un.

Selasa, 25 April 2017

el ge be te


L G B T

               Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender menurut wikipedia adalah keanekaragaman "budaya yang berdasarkan identitas seksualitas dan gender". Dan tulisan yang saya buat ini tidak bermaksud untuk menghukumi dan menghakimi apapun dan siapapun, hanya sebuah opini yang tidak butuh legitimasi, hanya butuh secangkir kopi, meh cenghar deui ... hehehe.
                 Pilihan ada pada setiap orang, dan orang yang memilih pasti mendapatkan konsekuensinya. ada baiknya sebuah pilihan didasarkan pada norma, etika dan agama sehingga pilihan yang kita pilih adalah pilihan yang menyelamatkan hidup kita, itupun jika kita masih percaya kalau Tuhan itu ada, kalau tidak mempercayaiNya ya ... silahkan memilih dengan semena-mena. toh tidak yakin kan kalau kelak pilihan itu akan dipertanggung jawabkan di akherat kelak ?, seseorang yang memilih sebagai lesbian, gay, biseksual atau transgender pasti sudah berpikir matang-matang ( ngga mau pake masak-masak, karena kaya lomba masak, hehehe..) atau setengah matang ? Wahhh ..., atau bahkan belum matang ? Wadaaauuuu ... ini yang berbahaya jangan kan pilihan, buah aja yang belum matang rasanya masam,hehehe....,silahkan memilih dan ingat konsekuensi dunia akhirat yang akan terjadi
               Tuhan itu maha sempurna dalam menciptakan, ngga mungkin banget kalau dalam pisik pria tertanam rasa wanita, ataupun sebaliknya, hehehe... pastilah pisik pria yang terlahir sudah beserta maskulinitasnya, demikian juga pisik wanita yang terlahir sudah beserta feminimitasnya ..., trus koq ada pria yang kewanita-wanitaan dan wanita dan kepria-priaan.. suwerr banget saya ngga tahu, kalo menurut saya itu terbentuk karena pergaulan dalam lingkungan dan kurangnya pendidikan spiritualitas, entah di lingkungan keluarga,teman bermain dan sebagainya dan sebagainya ...... L = Lontong itu ngga lesbian, G = Gemblong udah pasti bukan gay, B = Bala-bala meskipun dari beraneka ragam sayuran tapi yakin deh bala-bala ngga biseksual, dan T = Tahu isi walaupun dia berasal dari tahu yang bertransformasi setelah ketemu toge, tahu isi tetap saja bukan transgender, hahahaha....

Minggu, 16 April 2017

drakula drakuli


DRAKULA DRAKULI

               Kalau yang suka nonton film horor ... nama drakula udah ngga asing lagi ditelinga, mungkin levelnya setara dengan jaelangkung atau suster ngesot dalam ingatan, namun dalam segi tampilan yang menakutkan, drakula tidaklah terlalu menakutkan ... dia punya sense of fashion yang bagus ... rambut klimis, pakai jubah, sepatu mengkilap plus minyak wangi eropa punya, cuma giginya aja yang harus dapet perawatan dokter gigi, sekali-kali taringnya di buat rata keren kali ya om drakula ini, ato sekalian giginya di pasangin behel,hahaha...namanya berubah jadi drABGkula,hehe... coba bandingkan dengan pocong ... kain kapan lecek, muka di kapasin, jalan loncat-loncat plus parfumnya lokal punya ...kemenyan,hehehe...
               Ada juga yang bilang kalau drakula itu sebenarnya nama seorang nama pangeran ... ceritanya banyak  banget di google ... searching aja dah,hehehe.... kalau saya menilai drakula itu ya... sosok  atau orang-orang yang suka menghisap darah rakyat jelata, bisa rentenir, sistem ribawi, atau apapun yang sifatnya penindasan baik fisik ataupun mental...ternyata drakula millenium tidak hanya menghisap darah ... menghisap uang, hukum, sistem dan apapun yang bisa dihisap demi keuntungannya, demi syahwat hidupnya ... menjijikkan sekaligus mengerikan.
               Nah kalau drakuli ... lain cerita, drakuli ini justru biasanya korban dari drakula, drakuli ini adalah kita-kita yang jelata dan selalu dihisap baik emosi, harta ataupun tenaga, haruskah drakuli berubah jadi drakula ? tidak usah.( ini sama saja dengan pertanyaan "apakah pocong harus pakai jas hujan ameh rada keren ?", atau "apakah suster ngesot harus ditemani juga oleh dokter ngesot ? pasien ngesot ? satpam ngesot ?" kan ngga usah, masa satu rumah sakit ngesot semua, hahahaha..) kenapa ngga harus berubah ? sebab drakuli punya nyali sementara drakula hanya punya amarah tentu saja suatu saat akan binasa saat para drakuli bersatu dengan penuh nyali menggali kubur untuk para drakula ...,selamat malam, semoga ngga mimpi buruk, suruput heula kopi hideungna.

Sabtu, 15 April 2017

ular iler


ULAR ILER

          Apa hubungannya ular sama iler ? absolutely ngga ada hubungannya sama sekali, baik hubungan kekerabatan, hubungan kerja, apalagi hubungan sejarah, hehe... . Ular ya... semua juga tahu kalau itu reftil yang berjalan melata di tanah, inget !..MELATA.. bukan ngesot. hehe, dan banyak orang yang merasa takut, geli, jijik bahkan suka,.. WHAT ? SUKA ?...., yup betul.bagi orang-orang yang suka dengan reftil ini, ular bukan binatang yang harus ditakuti, tapi dilindungi. karena keberadaannya merupakan syarat keseimbangan dari ekosistem itu sendiri. Ular juga bisa menjadi properti entertainmen. EMANG BISA ? yup. ada pertunjukan tradisional yang menggunakan ular sebagai bagian dari petunjukan tersebut ... contohnya Debus, Tari ular jeung sajaba ti eta.
            Nah kalau iler menurut KBBI online adalah "air liur yang meleleh di sudut bibir" ... wow... melting bro and sis, hehe..., iler juga kadang bisa menunjukkan sebuah hasrat atau keinginan terhadap sesuatu, pastinya pernah kan denger kata ngiler kalau melihat trus menginginkan suatu barang , beda urusannya sama antrian yang panjang .... namanaya mengular bukan mengiler. hehehe..
               The question is .... kalo ular tidur ngiler ngga  ??? and the answer is ... GA TAUUUU...., hahaha...yang gue tau, yang tidur ngga pernah ngiler itu cuma polisi... ,sebab kalo pas ketemu polisi tidur, ngga pernah tuh ada ilernya...hahaha... .huapkeun heula pempeknya.
             

Jumat, 14 April 2017

smartphone



SMARTPHONE

          Emang ada telepon yang pintar ? ,hehehe ....
tentu saja istilah smartphone hanya merupakan deskripsi dari sebuah gawai yang bisa atau memiliki pungsi yang beragam. saking beragamnya, sampai-sampai gawai-gawai pendahulunya bisa-sisa mati deh, hehehe..... sebuah smartphone sudah lengkap dengan kamera, stopwatch, kalkulator, jam, kalender, notes, pemutar musik, pemutar video .... bahkan televisi dan radio ...( knapa ngga sekalian aja sama kontrakan dan wc umum,hahaha..)
          Ceuk uing mah .... se smart smartnya phone tetap saja hanya sebuah gawai ...paduan antara hardware dan software yang bisa bepungsi maksimal kalau brainware nya punya skill yang mumpuni, minimal mau belajar menggunakan phone tersebut hingga benar-benar jadi smartphone, kalau usernya hanya menggunakannya dengan alakadar saja .... ya pungsinya  balik lagi ke phone yang lawas ... telepon dan sms, plusnya kamera buat swafoto alias selfie dan nambah sama bermain chat, whatsapp,line, jeung  sajaba ti eta.
           Kemajuan zaman dan hedonis membuat kemajuan gawai seperti kemutlakkan yang tak terelakkan..., selamat datang di era kecanggihan .... tak punya gawai tersesat di dumay, hehehehe...huapkeun heula kulub sampeuna.